Manfaat Kayu Merbau Untuk Furniture

Kayu Merbau(intisiabijuga) salah satu pohon yang menghasilkan kayu keras dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku furniture dengan berbagai model. Kayu merbau berasal dari daerah Maluku yang disebut dengan kayu besi karena memiliki kekerasan sangat kuat. Pohon merbau memiliki ketinggian mencapai 50 m dengan batang bebas cabang serta berdiameter 160 cm. Kemudian kayu merbau memiliki akar papan yang tinggi dan tebal sehingga membuatnya mampu hidup dalam waktu lama dan kuat. Pohon merbau memiliki warna abu – abu terang atau coklat pucat serta dihiasi dengan bintil – bintil kecil yang mengelupas sehingga lebih menyerupai sisik bulat – bulat. Pohon berkayu keras ini memiliki jenis daun yang majemuk dengan dua pasang anak daun.

Kayu Merbaumemiliki sifat keras dilengkapi dengan warna kelabu coklat merah cerah, kuning, coklat, sampai warna hitam gelap. Kayu merbau ini memiliki tekstur kayu kasar dan merata serta dengan arah serat tegak lurus. Kayu merbau yang telah diolah mempunyai permukaan licin mengkilap dan indah ketika dipandangnya. Sehingga kayu ini dimanfaatkan sebagai bahan furniture karena memiliki kualitas baik serta mudah diolah untuk berbagai model furniture dan menciptakan suatu keeksotisan tersendiri. Kayu keras ini termasuk kedalamkaegori kayu berat dimana memiliki BJ 0,63- 1,04 tepat pada kadar air 15% serta masuk dalam kategori kelas kuat I – III. Kayu merbau mempunyai penyusutan yang cukup rendah sehingga tidak mudah mengalami kerusakan atau cacat ketika dikeringkan dan nantinya akan digunakan sebagai bahan utama sebuah furniture. Kayu yang berasal dari Maluku ini memiliki ketahanan akan serangan jamur pelapuk juga rayap kering. Dengan demikian jika dibuat sebagai bahan furniture akan lebih awet karena tidak musah rusak akan serangan jamur dan beberapa binatang kecil pemakan kayu seperti rayap, penggerak dan sejenisnya. Selain itu kayu merbau juga mampu bertahan didalam genangan air sehingga bisa dijadikan sebagai konstruksi pada perairan.

Kayu Merbaumerupakan kayu berat dan keras namun tidak sulit untuk digergaji ketika diolah menjadi sebuah furniture. Kemudian kayu ini mudah diserut dengan mesin sampai memiliki tekstur halus. Kayu ini juga mudah di amplas kemudian di pelitur sehingga mampu menghasilkan suatu karya seni yang lebih eksotis. Beberapa keunggulan dari kayu merbau untuk digunakan sebagai karya seni memang cukuplah baik. Namun, memiliki sedikit kelemahan dimana kayu ini mudah pecah ketika dipaku serta akan meninggalkan bekas noda berwarna hitam apabila berkontaminasi dengan besi maupun air. Selain itu kayu merbau juga kurang baik jika diolah sebagai karya seni dengan cara dibubut. Dengan demikian untuk menghasilkan karya seni yang baik dari kayu merbabu di bentuk dengan ukiran ataupun sebagai kusen maupun pintu.

Add Comment Add yours ↓

Your Comment