Mengenal Lebih Dekat dengan Kayu Meranti Merah Penghasil Damar

Kayu Meranti(Shorea SP)merupakan kayu yang berasal dari daerah tropis di pulau Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku. Kayu meranti memiliki 70 spesies yang tumbuhan tersebar dibeberapa daerah di luar Jawa. Kayu meranti ini merupakan kayu komersial yang banyak dicari olehorang sehingga memiliki harga cukup tinggi. Kayu meranti termasuk dalam kategori kayu keras berbobot ringan yang memiliki ketinggian mencampai 60 m serta berdiameter hingga 175cm. Berat jenis dari kayu ini mencapai 0,3 – 086 pada kandungan ar 15%. Terdapat tiga jenis kayu meranti di Indonesiadiantaranya meranti merah, meranti kuning dan meranti putih. Keempat daerah tropis yang terkenal di Indonesia itu hanya pulau Kalimantan sebagai penghasil kayu meranti dengan kualitas bagus. Sehingga beberapa orang yang membutuhkan menyebut kayu meranti dengan sebutan kayu Kalimantan. Terdapat tiga jenis kayu meranti dengan kualitas yang berbeda karena dari spesies berbeda hanya saja satu famili. Jenis kayu meranti kuning beras dari daerah Sumatra dan Kalimantan didaerah Maluku tidak terdapat meranti kuning.

Kayu Merantiyang terbagi menjadi tiga jenis itu memiliki keawetan yang sama. Karena sebenarnya kayu ini tidak terlalu awet sehingga kayu meranti memasuki kategori golongan tingkat III sampai IV dalam tingkat keawetannya. Namun, permintaan pasar akan kayu meranti terlihat cukup banyak termasuk dalam daftar terdepan kategori komoditas kayu yang sering diperdagangkan. Kayu meranti dapat dijadikan sebagai kayu bangunan yang dimanfaatkan untuk usuk maupun reng dalam suatu bangunan. Tidak hanya itu kayu meranti ini juga dimanfaatkan pada suatu pabrik sebagai olahan seperti kayu venir dan kayu lapis. Kayu meranti merah merupakan salah satu jenis pohon miranti yang mampu menghasilkan damar. Sehingga pohon meranti merah ini memiliki dua kegunaan yaitu kayunya sebagai bahan baku konvesional juga menghasilkan damar. Damar yang keluar dari pohon meranti merah ini berbentuk kental dengan warna kelabu d kemudian berubah bentuk menjadi lebih mengeras dengan warna kekuningan serta kecoklatan pekat.

Tidak hanya penghasil damar dan kayunya bermanfaat sebagai bahan konstruksi Kayu Merantijuga memiliki buah yang mengandung lemak setara dengan kacang dikenal dengan sebutan tengkawang. Pada musim panen buah ini masyarakat sekitar sibuk memanen buah tengkawang karena memiliki nilai jual yang tinggi. Pohon meranti ini mampu berbuah sampai dengan berlimpah ruah sehingga meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar. Sebagai penghasil kayu yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam membuat kusen jendela, papan lantai, bahkan peti mati kayu meranti memiliki harga jual cukup tinggi sehingga serig dicari oleh banyak masyarakat untuk berbagai kegunaan. Apalagi kayu meranti juga mampu menghasilkan buah dengan nilai jual tinggi.

Add Comment Add yours ↓

Your Comment